Wednesday, September 25, 2013

Echidna


mitologi echidna




  Dalam mitologi Yunani, Echidna yang berarti Ular Betina yang Berbisa di gambarkan setengah perempuan setengah ular yang di kenal dengan ibu dari semua monster, karena kebanyakan dari monster yang berasal dari mitologi Yunani di asuh olehnya. teogoni Hesiod menggambarkan: dia sebagai dewi kejahatan yang setengah Nymph dengan mata yang berkilau wajah yang cantik betubuh serengah ular besar dan menakutkan dengan kulit bersisik dan pemakan daging mentah di bawah bagian rahasia bumi suci. dia tinggal di dalam gua jauh di bawah lemabah batu jauh dari dewa dewi dan manusia. Disana dia di berikan istana untuk tinggal oleh para dewa dan menjadi penjaga di Arima di bawah bumi, Echidna yang kuat adalah Nymph yang tidak akan bertambah kuat setiap harinya.


  Menurut Apollodorus, Echidna adalah anak dari Tartarus dan Gaia. sedangkan menurut Hesiod, Ceto, Phorcys atau Chrysaor dan Callirhoe adalah orangtua nya. ada juga yang berkata jika Peiras dan Styx adalah orangtuanya. Echidna adalah sejenis Drakaina dengan wajah dan tubuh dari perempuan cantik yang kadang di gambarkan bersayap dengan tubuh bagian bawah seekor ular kadang di gambarkan memiliki dua ekor.

  Dalam sebuah cerita, Echidna bertemu dengan Typhon dan menelurkan banyak monster. bersama anaknya, Echidna dan Typon menyerang Olympians. Zeus mengalahkanya dan menyegel Typhon di bawah gunung Etna, sedangkan Echidna dan anak-anak nya di biarkan bebas untuk menjadi tantangan para pahlawan mendatang. menurut Hesiod walaupun dia tidak mengalami penuaan, dia akhirnya mati saat tidurnya oleh Argus Panoptes, Giant dengan seratus mata.

  Dari Typhon, Echidna memiliki banyak anak yang kemudian tersebar di seluruh bagian Yunani. Ada yang hidup berdampingan dengan para Dewa, namun ada juga yang menjadi perusak atau musuh bagi para kesatria Yunani.

Diantara anak-anaknya yang terkenal mengisi bagian sejarah dan cerita mitologi Yunani adalah:

Chimera

mitologi chimera

  Makhluk ini berkepala singa, bertubuh kambing, dan berekor ular. Dalam beberapa cerita, Chimera juga digambarkan berkepala singa, tapi juga memiliki sebuah kepala kambing yang muncul dari bagian tubuhnya dan sebuah kepala ular pada ujung ekornya. Chimera adalah makhluk yang sangat agresif dan ditakuti. Diceritakan, siapapun yang melintas dihadapannya takkan ia biarkan hidup. Dengan napas api dari kepala singanya, ia dapat menghanguskan satu gerombolan kesatria yang memburunya dengan sekali tiup. Diceritakan Bellerophon yang setengah Dewa sedang dalam perjalanan mengendarai Pegasus menuju bumi, dihadang oleh Hydra. Dengan sekali sembur, Bellerophon mati secara tragis meski Bellerophon tidak bermaksud untuk membunuh atau mendekati Chimera.

Orthrus

mitologi orthrus

  Berbeda dengan monster lain dalam mitologi Yunani, Orthrus bukanlah makhluk yang mengancam kehidupan manusia, alam, dan binatang. Digambarkan, Orthrus adalah seekor anjing berkepala dua dan berekor seperti ekor ular. Orthrus adalah peliharaan dari salah seorang dari ras Giant, Geryon dan tugasnya adalah menjaga lembu merah milik Geryon yang terkenal. Suatu malam saat Orthrus sedang setia berjaga, ia didatangi Hercules dan mati dengan cara digodam. Hercules pun akhirnya berhasil mencuri lembu merah milik Geryon.

Cerberus


mitologi cerberus

  Cerberus juga makhluk buas berbentuk seekor anjing yang digambarkan dengan banyak kepala. Karena banyak sumber berbeda dalam menyebutkan jumlah kepala Cerberus, akhirnya secara umum Cerberus digambarkan memiliki tiga buah kepala dan berekor seperti ular. Cerberus adalah penjaga Dunia Bawah (Hades) yang ditempatkan dekat Sungai Styx. Diceritakan, Cerberus sangatlah ganas, bahkan para Dewa pun tidak berani mendekatinya karena kebuasannya. Tugas Cerberus adalah untuk memastikan tidak ada yang berani masuk ke Dunia Bawah terkecuali ruh orang yang telah meninggal.

Sphinx





mitologi sphinx

 Sphinx adalah makhluk buas besar yang digambarkan berkepala perempuan, memiliki dada dan sayap seekor burung dan betubuh dan kaki seekor singa. Sphinx adalah penjaga kota Thebes bagian terluar. Tidak ada yang dapat keluar atau masuk ke dalam kota Thebes sebelum menjawab pertanyaan dari Sphinx. Apabila jawabannya salah, Sphinx tak segan-segan memakan orang tersebut. Seringkali pertanyaan yang ditanyakan Sphinx adalah 'Makhluk apakah yang saat pagi hari berjalan dengan empat kaki, siang hari berjalan dengan dua kaki, dan saat malam hari berjalan dengan tiga kaki?'.

Hydra Lernaea


mitologi hydra

  Hydra Lernaea adalah seekor makhluk besar yang menyerupai naga dan memiliki kepala berjumlah sembilan. Monster raksasa ini hidup dan tinggal di rawa-rawa di kota Lerna. Hydra Lernaea digambarkan memiliki sifat yang agresi dan buas. Dengan kepala yang berjumlah sembilan ia dapat dengan leluasa menyerang musuh atau mangsanya dengan racunnya yang sagat mematikan. Ia juga memiliki kemampuan untuk meregenerasi apabila ada mangsa atau musuhnya yang berhasil menebas salah satu kepalanya, maka dari setiap leher yang tertebas akan segera tumbuh kepala baru dengan jumlah dua kali lipat.

Singa Nemea

mitologi singa nemea





  Singa Nemea adalah seekor singa yang sangat besar. Digambarkan Singa Nemea memilik besar dua kali lipat dari singa normal dan sepuluh kali lebih kuat. Singa Nemea memiliki kecerdasan untuk bersembunyi sehingga tidak ada yang dapat mengetahui dimana Singa Nemea bersembunyi. Singa Nemea bersembunyi apabila sedang mengintai mangsanya atau beristirahat.

Ladon


mitologi ladon

  Ladon adalah seekor naga besar yang digambarkan memiliki ratusan kepala. Ladon adalah penjaga pohon apel emas di dalam sebuah taman di Hesperides.

Elang Caucasia

mitologi elang caucasia

  Elang Caucasia adalah sejenis elang besar yang dipelihara oleh Zeus dan hanya memakan hati dari Prometheus. Diceritakan, Zeus yang dikhianati oleh Prometheus menghukumnya dengan merantainya di puncak sebuah gunung tinggi di Olympia. Setiap harinya, Zeus mengirimkan Elang Caucasia untuk memakan hati dari Prometheus. Karena Prometheus abadi, maka setiap Elang Caucasia membunuh dan memakan hatinya, hatinya akan segera tumbuh kembali esok harinya. Maka Elang Caucasia ditugaskan untuk memakan hati dari Prometheus setiap hari.

Naga Colchian

mitologi naga colchian

  Naga Colchian adalah naga raksasa yang tidak pernah tidur. Naga Colchian adalah penjaga bulu domba emas milik Ares di sebuah kuil suci di Kolhis. Konon diceritakan dari salah satu taringnya yang dicuri oleh Raja Aeetes, dapat mengeluarkan Spartoi dari dalam tanah apabila ditanam di dalam tanah.

Banshee


<a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s1600/Contohgambar.jpeg" imageanchor="1" style=""><img alt = “Banshee” border="0" height="218" width="215" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s320/Contohgambar.jpeg" title='Banshee myth'/></a>




  Banshee atau Bean-Si yang berarti perempuan dari kuburan adalah ruh perempuan dalam mitologi Irlandia, biasanya dianggap pertanda kematian dan pembawa pesan dari dunia lain. Dalam cerita legenda, Banshee adalah ruh perempuan yang akan menjerit atau meraung jika seseorang akan mati. Dalam mitologi Gaelic Skotlandia, dia dikenal dengan Bean-Sith atau Bean-Nighe dan sering terlihat sedang mencuci noda darah pada baju siapapun yang akan mati. Banshee diduga terlihat terakhir kali pada 1948.

  Cerita tentang Banshee dimulai sebagai peri perempuan yang melambangkan kematian seseorang, siapapun yang didatangi Banshee diramalkan akan mati. Banshee dikatakan hanya akan datang kepada keluarga-keluarga tertentu di Irlandia. Para Banshee biasanya mendatangi orang yang akan mati dengan cara yang tragis seperti dibunuh. Walaupun tidak selalu menampakan diri, suaranya dapat terdengar, biasanya malam hari saat orang tersebut akan mati dan biasanya disekitar hutan. Banshee dapat menyamar menjadi siapapun. Kebanyakan Banshee muncul sebagai perempuan yang berwajah jelek dan menakutkan. namun dia juga dapat muncul seperti perempuan yang sangat cantik.
Dalam beberapa cerita, sosok pertama yang menunjukkan diri sebagai Banshee adalah Morrigan, yang kemudian dinyatakan sebagai dewi perang masyarakat Irlandia. Banshee juga kadang menunjukkan diri dengan banyak bentuk, seperti gagak, kelinci atau musang. Pada tahun 1437, Raja James I dari Skotlandia didatangi oleh seorang peramal dari Irlandia yang kemudian diketahui sebagai Banshee yang meramalkan kematiannya saat membantu Earl dari Atholl. Di cerita lain disebutkan ada banyak laporan tentang beberapa peramal yang dipercaya perwujudan Banshee menghadiri Great Huse of Ireland dan pengadilan lakal raja Irlandia. Di beberapa bagian dari Leinster, dia disebut Bean-Chaointe atau perempuan yang tajam. Disebut perempuan yang tajam karena lengkingannya mampu memecahkan gelas.
Di Kerry, barat daya Irlandia, tajamnya lengkingan Banshee diibaratkan "nyanyian yang menggaggu"; di Tyrone diibaratkan "suara dari dua papan yang dipukulkan bersamaan"; dan, di kepulauan Rathlin "suara tipis berdecit di antara jerit seorang wanita dan erangan burung hantu". Kebanyakan nama keluarga yang didatangi Banshee adalah keturunan Airlie dan keluarga Irlandia asli yang berawalan Mac merujuk pada Cathreim Thirdhealbhaigh yang mempublikasikan pada tahun 1380 Banshee dilihat oleh Sean mac Craith sebelum kematiannya. Selain Mac, prefix nama Ó juga dikaitkan dengan Banshee.

  Biasanya, saat seseorang meninggal, perempuan akan menyanyikan lagu dukayang dalam bahasa Irlandia caoineadh atau "caoin" yang bearti " jeritan tangis " saat pemakaman. Perempuan-perempuan ini terbagi ke dalam keluarga Gaelic, the O'Gradys, the O'Neills, the Ó Briains,
the Ó Conchobhairs, and the Caomhánachs. lagu duka biasanya di bawakan oleh seorang peri perempuan; yang terlihat bernyanyi saat anggota keluarga meninggal, walaupun orang tersebut meninggal di tempat yag jauh dan kabar tentang kematian nya belum datang, jadi jeritan Banshee adalah peringatn pertama jika ada yang akan meninggal. Banshee dari keluarga The Ó Briains' dikatakan memiliki nama dari Eevul dan juga pengatur dari 25 Banshee lainya yang ada di bawah perintah nya. saat beberapa Banshee muncul bersamaan, itu berarti yang akan mati berikutnya adalah orang besar atau orang suci. di salah satu cerita di sebutkan jika Banshee adalah roh perempuan yang di bunuh atau ibu yang meningal saat melahirkan

  Banshee biasanya di gambarkan berpakaian putih atau abu-abu, berambut panjang dan pucat yang mereka sisir dengan sisir berwarna perak disebutkan Patricia Lysaght yang kadang tertukar dengan mitologi mermaid lokal. Tentang sisir ini juga jdi kaitkan dengan tradisi romantis Irlandia lama yang menceritakan jika kamu melihat sisir yang tergeletak di jalanan Irlandia kamu tidak boleh mengambilnya karna para Banshee menyimpanya disana untuk memikat manusia. pada cerita lain digambarkan para Banshee berpakaian hijau, merah, atau hitam dengan mantel berwarna abu-abu.

  Cerita tentang Banshee juga di temukan di amerika pada akhir abad ke 18. salah satu cerita yang terkenal datang dari Tar river di Edgecombe County, Carolina Utara. Di sana para Banshee di gambarkan secara simpel sebagai Ghoul, sebagai lambang keberuntungan. di badlands Dakota Selatan, Para Banshee di katakan menjerit di atas bukit dekat Watch Dog Butte. seperti cerita Amerika lainya tentang Banshee, Legenda ini tidak berhubungan dengan kematian.

  Di mitologi Skotlandia, Para Banshee dikenal dengan nama Bean Nighe atau Ban Nigheachain (Perempuan kecil tukang cuci) atau Nigheag Na h-àth (pencuci kecil di sebrang sungai). dalam dongeng Wales, Banshee di kenal dengan perempuan jelek dari dalam kabut.


Centaur

<a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s1600/Contohgambar.jpeg" imageanchor="1" style=""><img alt = “Centaur” border="0" height="218" width="215" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s320/Contohgambar.jpeg" title='Centaur myth'/></a>





  Centaur atau Kéntafros atau disebut juga hippocentaur juga Kentaurides untuk centaur betina, adalah makluk mitologi yang digambarkan berkepala, tangan, dan tubuh bagian atas lainnya seperti manusia, dan pada bagian tubuh bawahnya seperti kuda seperti tergambar pada lukisan dan ukiran vas era Attic awal dan Beotian. Centaur diceritakan terbagi menjadi dua, yang jahat atau liar seperti saat berperang melawan Lapiths dan ada juga yang baik dan bijaksana seperti Chiron. Centaur dikatakan hidup dan tinggal di wilayah Magnesia dan Gunung Pelion di Thessaly, hutan oak Foloi di Elis, dan semenanjung Malean diselatan Laconia. Asal muasal Centaur diceritakan terlahir dari Ixion dan Nephele dan ada juga sumber yang menyebutkan mereka anak dari Apollo dan Stilbe, anak dari Peneus, dewa sungai.
  Centaur memiliki saudara kembar bernama Lapithes, leluhur dari suku Lapiths. dan meskipun mereka bersaudara, namun keturunan dari keduanya tidak pernah damai.
Peperangan pun dimulai saat para Centaur yang berusaha menculik Hippodamia dan para Lapiths betina saat hari pernikahan Hippodamia dengan Pirithous, anak dari Ixion yang juga raja dari Lapiths. Para centaur pun dapat dikalahkan oleh para Lapiths yang dibantu oleh Theseus meskipun Lapiths harus kehilangan pahlawannya, Caeneus. Setelah perang berakhir, Hylonome, seorang Centaur betina dari gunung Pelion mengutuk dan berjanji jika para Centaur akan membalaskan kematian suaminya, Cyllarus pada perang itu. Namun semua itu tidak terjadi dan Hylonome akhirnya menyusul Cyllarus, dia bunuh dirinya sendiri. 


Monday, September 23, 2013

Jumbee

<a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s1600/Contohgambar.jpeg" imageanchor="1" style=""><img alt = “Jumbee” border="0" height="218" width="215" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s320/Contohgambar.jpeg" title='Jumbee myth'/></a>

  Jumbee, Jumbie, atau mendo adalah jenis mitologi spirit atau iblis dalam dongeng dari beberapa negara Karibia. Jumbee adalah nama umum yang diberikan untuk semua roh jahat; bagaimanapun, ada beberapa jenis dari jumbee yang menjadi bagian dari sejarah rumit orang-orang pedalaman Karibia. Orang-orang yang tinggal di kepulauan Karibia percaya dengan adanya makhluk ini. Kepercayaan ini juga dianut oleh para dukun dari Obeah, sebuah bentuk sihir mistis meliputi kepercayaan tradisional Afrika dan Eropa Barat, terutama Anglican, khususnya kepercayaan tentang kematian.

  Banyak kepulauan termasuk Antigua dan Barbuda pada ujung bagian timur, Jamaika pada ujung bagian utara, hingga Guyana dan Trinidad pada bagian paling selatan – memiliki tradisi dan dongeng yang telah lama ada termasuk Jumbee. Perbedaan kultur memiliki konsep Jumbee yang berbeda, namun secara umum adalah manusia yang menjadi jahat telah diputuskan untuk menjadi alat bagi Jumbee. Berbeda dari dongeng hantu yang digambarkan mirip seperti asap atau kabut, Jumbee digambarkan menyerupai figure bayangan yang gelap.

  Dalam sebuah cerita Montserrat, Jumbee adalah hantu atau ruh dari orang mati. Para Jumbee dikatakan memasukki tubuh manusia selama upacara bernama Tarian Jumbee, yang diiringi oleh Drum Jumbee. Empat pasangan menampilkan taria quadrille yang sangat cepat selama Tarian Jumbee, bergantian anatar pasangan hingga seseorang akhirnya dimasuki oleh Jumbee. Para Jumbee akan diberikan sedikit persembahan dari orang-orang Montserrat, seperti beberapa tetes rum atau makanan.

  Jumbee dipercaya ruh yang terpisah dari tubuh tiga hari setelah kematian, yang artinya mulainya rusaknya tubuhnya. Jumbee juga dipercaya memiliki kemampuan untuk merubah bentuk, biasanya mengambil bentuk seekor anjing, babi, atau seringkali kucing.

  Ada banyak cara yang direkomendasikan untuk mencegah atau menghindari Jumbee.
Tinggalkan sepasang sepatu diluar pintu rumah, jadi Jumbee (yang tidak memiliki kaki) menghabiskan semalaman mencoba untuk memakai sepatu sebelum masuk kedalam rumah.
Tinggalkan setumpuk pasir atau garam atau nasi diluar pintu rumah agar memaksa Jumbee untuk menghitung setiap butirnya hingga matahari terbit.
Saat pulang larut malam. Berjalan mundur bisa mencegah Jumbee mengikuti dari belakang.
Jika Jumbee menangkap seseorang, bawa orang itu menyebrangi sungai. Dipercaya Jumbee tidak dapat mengikuti melewati sungai.
Tanggalkan seutas tambang dengan banyak simpul diluar pintu rumah akan menarik mereka. Jumbee sangat senang untuk melepas simpul, dan Jumbee akan lupa pada penghuni rumah.

Jiibayaabooz/Mateguas

<a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s1600/Contohgambar.jpeg" imageanchor="1" style=""><img alt = “Jiibayaabooz” border="0" height="218" width="215" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s320/Contohgambar.jpeg" title='Jiibaayaabooz/Mateguas myth/></a>







Dikenal dalam mitologi Ojibwe dengan Jiibayaabooz, Cpihiapoos, atau ozoCeebyauboo yang berarti kelinci ruh atau kelinci hantu, atau dalam mitologi Abenaki bernama Mateguas, digambarkan sebagai ruh yang terkenal senang menipu dalam dongeng mereka, termasuk cerita tentang terbentuknya dunia. Berdasarkan kebudayaan, ia juga anak ketiga dari Wiininwaa, seorang ibu dari bangsa manusia dan ruh bernama Ebangishimog.

Cerita-cerita yang mencantumkan Jiibayaabooz atau Mateguas dipenuhi dengan hal-hal mistis dan spiritual. Selama masih hidup, Jiibayaabooz dipengaruhi oleh interaksi manidoog dan manusia satu sama lain. Dengan komunikasinya yang teratur dengan manidoog melalui mimpi, ia belajar tentang pentingnya mimpi bagi manusia dan cara berkomunikasi dengan manidoog. Seperti saudara kecil lainnya, ia sering diejek oleh kakaknya, Majikiwis, tapi selama ia ditantang dan dihina oleh sang kakak, ia tidak kuat dan akhirnya mati. Bahkan setelah kematiannya, hantunya tetap terobsesi dengan manidoog, dan mempelajari ritual dan upacara dari vision’s quests dan upacara penyucian. Basil Johnston dalam bukunya, The Manitous: The Spiritual World of Ojibway, juga menambahkan, Jiibayaabooz adalah Pemimpin Dunia Bawah, dia mewariskan semangat untuk bermusik dan puisi kepada orang-orang Anishinaubae.

Diantara Abenakis, meskipun telah mati Mateguas mengajari saudaranya yang masih hidup, Gluskab, tentang ritual dan upacara untuk membuat nyaman saudaranya yang sedang sedih. Hal ini menjadi inti dari ritual Midewiwin diamana Gluskab akhirnya berubah menjadi manusia.  

Chonchon

<a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s1600/Contohgambar.jpeg" imageanchor="1" style=""><img alt = “chonchon” border="0" height="218" width="215" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjSSLEIGqPBr-4aBgvGGVyljS2u0SeSsog2u8yhIPU5pPmOvrd8Q85zJB248D5nTgEpMeRl7UjPCIeyhro9JSQuhvMHE3Binl3aFo5EvtBN5xOIFVcACZYxapWF8nd2wsW8LASpGa8Zet82/s320/Contohgambar.jpeg" title='Chonchon myth'/></a>


  Chonchon adalah sejenis burung mitologi dalam kepercayaan Mapuche, Spanyol yang juga hadir dalam mitologi Chili dan Argentina. Chonchon adalah bentuk sihir dari seorang cenayang Mapuche terkuat, Kalkus yang dikenal dengan Secret of Kalkus yang menciptakan makhluk yang mengerikan. Kalkus atau kalku atau cenayang dengan krim Chonchonnya yang ia oleskan pada lehernya akan membuat kepalanya terpisah dari tubuhnya yang lain, dengan terlepasnya kepalanya dari tubuhnya, kepala tersebut akan berubah menjadi Chonchon.

Chonchon digambarkan berbentuk kepala manusia dengan bulu dan cakar; kuping telinganya yang sangat besar yang Chonchon gunakan sebagai sayap untuk terbang saat malam tanpa bulan. Chonchon diperkirakan memiliki semua kemampuan sihir dan hanya dapat terlihat oleh Kalku yang lain atau penyihir lain yang menginginkan kekuatannya.

Kedatangan mereka dapat dikenali dari tangisannya saat mereka terbang. Chonchon juga dikait-kaitkan dengan burung mistis yangmembawa berita buruk atau kesialan. Dan dalam bentuk itu, para kalku juga dapat dengan mudah melakukan banyak kejahatan, seperti meminum darah dari orang yang sedang tidur.

Bahamut

Bahamut Mythians







  Bahamut atau Bahamoot adalah ikan besar yang menunjang bumi dalam mitologi Arab. Dari beberapa sumber, Bahamut digambarkan memiliki kepala seperti kuda nil atau gajah. Dalam buku Jorge Luis Borges yang berjudul Book of Imaginary Being, Bahamut  digambarkan sangat besar hingga manusia tidak mampu melihatnya. “(semua) Lautan yang ada di dunia, ditempatkan pada sebuah hidung seekor ikan, akan seperti biji mustard diatas padang gurun.”

  Edward William Lane mengutip dua kosmologis akun dari Ibn al-Wardi yang menceritakan Bahamut. Satu akun menggambarkan Bahamut sebagai seekor ikan yang mengapung di air yang didukung kegelapan. Diatas ikan ada seekor banteng bernama Kujata, diatas banteng ada sebuah gunung ruby, diatas gunung ruby ada malaikat; malaikat yang membawa dan menunjang tujuh bumi. Dibawah ikan terdapat lapisan angin, kegelapan, dan kabut. Sumber lain menyebutkan Bahamut adalah sebuah lapisan dalam konsep similar dari kosmorafi Arab.

  Menurut Borges, Bahamut adalah ikan raksasa yang Jesus lihat di malam ke 496 dalam seribu satu malam. Bahamut dalam cerita ini adalah seekor ikan yang besar, berenang di lautan yang luas. Dia membawa seekor banteng diatas kepalanya; seekor banteng memikul sebuah batu, dan diatas batu adalah malaikat yang membawa tujuh lapis bumi. Dibawah Bahamut adalah kegelapan, api, dimana bagian bawanya terdapat seekor ular besar bernama Falak.

  Pada saat melihat Bahamut, Jesus (Isa) kebingungan. Dalam pandangannya ia terjatuh, dan saat ia kembali kepada tubuhnya, Allah berkata “Oh, Isa, Apakah kamu melihat seekor ikan yang ukurannya panjang dan besar?” Ia menjawab,”Dengan kehormatan dan keagungan-Mu, Tuhan, aku tidak melihat ikan; tapi disana seekor banteng besar melewatiku yang memiliki panjang tubuh selama tiga hari perjalanan, dan aku tidak tahu banteng macam apa ini” Allah menjawab “Oh Isa, ini yang kau lihat selama tiga hari perjalanan melewati mu, adalah kepala dari ikan; dan sekarang kamu tahu setiap hari aku menciptakan empat puluh ikan seperti ini.”

  Borges mengutip cerita tentang Bahamut sebagai bagian dari lapisan kosmologi yang menjadi ilustrasi dari bukti kosmologi tentang eksistensi Tuhan, dimana ia menilai dampak ketidakmungkinan dari infinite prior causes. Dia juga menggambarkan secara paralel antara Bahamut dan seekor ikan dari mitologi Jepang bernama Jinshin-Uwo.

Dengarkan Dengan Audio


Baba Yaga

<img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoHQoD31wHpccvb84O7PajhkyeZBUTXfxt8xbQuPGMbQJJqa5CkpJ6JRZ7nPmWrhmDzI2lnI9r7J01VRbH7_1N14z7nihvhx2iOdDA6veA3xvpcpvdH_x_6wq2dDVwOqyDTa0E_hCLDiol/s1600/Memasang+Tag+Alt+Manual+Pada+Postingan.png"

  Dalam dongeng Slavia, Baba Yaga adalah makhluk supernatural yang selalu menampakkan dirinya sebagai perempuan cacat yang ganas atau buas. Baba Yaga adalah tiga bersaudara dengan nama yang sama. Baba Yaga tinggal di sebuah gubuk yang berbentuk kaki ayam ditengah hutan dan selalu terlihat terbang diantara pepohonan. Diceritakan, Baba Yaga terbang dengan menaiki sebuah cobek, membawa tumbuk kayu atau dengan sebuah sapu. Baba Yaga menyerang siapapun yang masuk ke daerahnya atau yang mencaritahu tentangnya tapi juga membantu siapapun yang tersesat didalam hutan.

  Menurut dongeng Vladimir Propp, Baba Yaga bisa terlihat baik, jahat,  atau bahkan keduanya sekaligus. Andreas Johns menyebutkan Baba Yaga sebagai “salah satu dari banyak tokoh dongeng Eropa Utara yang paling diingat, berbeda, sekaligus membingungkan”. Maka Johns menyimpulkan Baba Yaga adalah sebuah figur dengan banyak sisi.

  Baba Yaga kadang dapat ditemukan di mengintip dari lubang perapian gubuknya dan juga dapat mencium dan menyebutkan bau tubuh orang Rusia apabila ada orang Rusia yang datang ke gubuknya dengan menempelkan hidungnya pada langit-langit.

  Di beberapa  kisah disebutkan, Baba Yaga menunjukkan diri sebagai tiga bersaudara, kakak beradik, semua berbagi nama yang sama. Sebagai contoh, dalam versi Maiden Tsar yang dikumpulkan dari abad sembilan belas oleh Alexander Afanesyev, Ivan adalah seorang anak saudagar yang tampan berniat untuk menemui rumah salah satu dari ketiga Baba Yaga. Dia melakukan perjalanan dan menembus hutan hingga akhirnya dia datang ke sebuah gubuk kecil. Dia masuk dan bertemu dengan Baba Yaga. “Fie, fie, bau orang Rusia tidak pernah terdengar apalagi terlihat dari sini, namun dia akan datang dengan sendirinya. Apakah kamu datang kemari sendiri atau dengan paksaan, anak muda?”. “Pertama, saya datang dengan keinginan saya sendiri, dan kedua atas paksaan. Apa kamu tahu, Baba Yaga, dimanakah letak tiga kerajaan kesepuluh?”.”Tidak, aku tidak tahu” Jawab Baba Yaga. Baba Yaga menyuruhnya untuk bertemu dengan saudari keduanya, mungkin dia tahu. Ivan lalu berjalan lagi ke dalam hutan dan mencari saudari dari Baba Yaga pertama yang tadi ia temui. Tak lama ia bertemu dengan sebuah gubuk yang mirip dengan gubuk pertama tadi. Ivana lalu masuk dan bertemu Baba Yaga yang kedua. Baba Yaga yang kedua bertanya dan berkomentar serupa dengan Baba Yaga pertama, namun saat Ivan menanyakan hal yang serupa, Baba Yaga yang kedua pun tidak tahu. Baba Yaga yang kedua menyuruh Ivan untuk bertemu Baba Yaga yang ketiga dengan tambahan jika Baba Yaga ketiga marah dan akan memakannya, ambillah tiga tanduk darinya dan mintalah izinnya untuk meniupnya dengan cara tiup yang pertama perlahan, yang kedua lebih keras, dan yang ketiga tetap lebih keras. Setelah berjalan beberapa lama, Ivan akhirnya menemukan gubuk dari Baba Yaga ketiga, Baba Yaga termuda dari tiga bersaudara. Baba Yaga yang ketiga pun berkomentar hal yang sama tentang “bau orang Rusia-nya” sebelum ia segera mengasah taringnya dan memakan Ivan. Denagn ketakutan, Ivan memohon padanya untuk memberikannya tiga tanduknya dan benar, Baba Yaga memberikannya. Pertama ia meniupnya perlahan, yang kedua lebih keras, dan yang ketiga masih lebih keras. Ternyata suara yang dihasilkan dari tanduk yang ia tiup menyebabkan gubuk itu didatangi ribuan burung dari berbagai jenis. Salah satunya yang datang adalah Burung Api yang memerintahkan Ivan untuk naik ke punggungnya atau Baba Yaga akan memakannya. Ivan segera melakukannya dan segera terbang dibawa oleh Burung Api menjauh dari gubuk Baba Yaga, meninggalkan sang Baba Yaga sendirian di dalam gubuknya yang penuh dengan bulu Burung Api.

Monday, September 16, 2013

Mythians

 Sejarah dan dongeng tentang mitologi yang sering di pakai di sebuah Film maupun Games, kami akan berbagi cerita mengani jenis-jenis mahkluk mitologi dari berbagai penjuru dunia. kami akan menceritakan jenis-jenis mahkluk tersebut lengkap dengan asal muasal dan keturunan-keturunan nya. yang mungkin bisa menambah ilmu pengetahuan anda-anda sekalian.

  Yang perlu di ketahui bahwa jenis-jenis mahkluk mitologi ini berasal dari banyak daerah dan berbeda-beda walaupun jenis mereka hampir mirip dengan cerita dari tempat lainya. maka dari itu kami akan menyampaikan dengan apa yang telah kami cari di berbagai web atau sumber , dan kami rangkum secara rinci mengenai mahkluk-mahkluk tersebut.

  Jenis-jenis mahkluk ini di sering kali berpendapat bahwa ini hanyalah cerita-cerita dari orang tua. ya.. mungkin saja ini hanyalah dongeng sebelum tidur para orang tua bukan?? ya namanya juga banyak dari kita belum melihat aslinya ataupun bangkai nya. tapi sekedar pengetahuan walaupun boleh di bilang ini hanyalah dongeng namun tidak ada yang tahu ke beradaan mereka nyata atau tidak.

  Baiklah, kami akan mulai menceritakan beberapa jenis mahkluk-mahkluk tersebut dan kami akan terus meng update cerita-cerita mereka. Semoga bermanfaat :) terimakasih